Sabtu, 14 Maret 2015

Satuan Layanan



TUGAS
BK PERKEMBANGAN
Dosen Pengampu : Drs. Suratiman, MM










Oleh :
Mega hanif Fateah (11012027) 
Semester VI R1 A







PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING
JURUSAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
IKIP PGRI WATES




SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING
MENGETAHUI PERKEMBANGAN EMOSI SISWA


A.    TOPIK BAHASAN                                       : Kecerdasan Emosi
B.     JENIS LAYANAN                                        : Layanan Individu
C.     FUNGSI LAYANAN                                               : Informasi dan pemahaman
D.    BIDANG BIMBINGAN                               : Bimbingan Pribadi
E.     TUJUAN YANG INGIN DI CAPAI                       : Agar seluruh siswa dapat memiliki
                                                                  pemahaman tentang motivasi dalam belajar.
F.     TUJUAN LAYANAN                                   :1. Mengetahui pengertian kecerdasan emosi.
 2. Mengembangkan diri menjadi sosok  yang
    cerdas emosi.
3. Meningkatkan kecerdasan emosi siswa.
G. SASARAN LAYANAN                          : Siswa kelas X SMA N 1 Wonosobo
H. URAIAN KEGIATAN
Tahapan
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
Pendahuluan
1.      Doa
2.      Absensi
3.      Apersepsi
1.      Doa
2.      Absensi
3.      Tenang dan memperhatikan
Inti
1.      Menjelaskan pengertian kecerdasan emosi.
2.      Menjelaskan cara-cara membangun kecerdasan emosi.
3.      Menjelaskan cara-cara menjaga kecerdasan emosi.
1.      Memperhatikan penjelasan guru.
2.      Bertanya apabila kurang jelas.
3.      Mengerjakan atau menjawab pertanyaan guru.
Penutup
1.      Merangkum materi layanan
2.      Salam
1.      Mendengarkan rangkuman guru.
2.      Menjawab salam.


I. PERSONALIA YANG DI LIBATKAN  : Guru dan wali kelas
J. PELAKSANA                                            : Mega Hanif Fateah
K. WAKTU                                                    : 1 x 45 Menit
L. TANGGAL                                                            04 Juli 2014
M. TEMPAT LAYANAN                             : Ruang Laboratorim BK SMA 1 Wonosobo
N. SARANA PENDUKUNG                                   : 1. LCD
                                                                          2. Papan Tulis
                                                                          3. Alat Tulis
                                                                          4. Materi dalam format PPT
                                                                          5. Lain-lain
O. PENILAIAN                                             : Penilaian proses
P. RENCANA TINDAK LANJUT               : Dilakukan evaluasi pada pertemuan berikutnya.
Q. CATATAN KHUSUS                              : ......................................................
                                                                          ......................................................



                                                                                                     Wates, 17 Juni 2014

       Praktikan                                                                                      Kepala Sekolah



(Mega Hanif Fateah)                                                               (Drs. Danang Kusumanto, M.Si)





MATERI LAYANAN

A. Pengertian Kecerdasan Emosi
Binet (Sumadi, 1984) sifat dari hakikat kecerdasan ada tiga macam :
a.      Kecerdasan untuk menetapkan & mempertahankan (memperjuangkan) tujuan tertentu,
      semakin cerdas seseorang akan semakin cakaplah dia membuat tujuan sendiri,
      memiliki inisiatif sendiri, tak menunggu perintah saja.
b.      Kemampuan untuk mengadakan penyesuaian dalam rangka mencapai tujuan tersebut.
c.       Kemampuan untuk melakukan otokritik, kemampuan untuk belajar dari kesalahan
      yang telah dibuatnya.
Syamsu Yusuf menemukakan beberapa hal yang perlu diketahui dalam dasar kecerdasan emosi, antaranya aspek-aspek kecerdasan dan unsur-unsur kecerdaan.
Menurut Gardner, aspek kecerdasan emosi sebagai berikut :
Kecerdasan Emosi
Kemampuan Diri
Logical mathematical
Kepekaan & kemampuan untuk mengamati pola-pola logis & numerik/bilangan serta kemampuan untuk berpikir rasional/logis
Linguistic
Kepekaan terhadap suara, ritme, maka kata-kata & keberagaman fungsi-fungsi bahasa
Musical
Kemampuan untuk menghasilkan & mengapresiasikan ritme nada (warna nada) & bentuk-bentuk ekspresi musik
Spatial
Kemampuan mempersepsikan dunia ruang-visual secara akurat dan melakukan transformasi persepsi tersebut
Bodily kinesthetic
Kemampuan untuk mengontrol gerakan tubuh dan menangani objek-objek secara terampil
Interpersonal
Kemampuan untuk mengamati & merespon suasana hati, temperamen & motivasi orang lain
Intrapersonal
Kemampuan untuk memahami perasaan, kekuatan & kelemahan serta intelegensi sendiri

Sedangkan unsur-unsur kecerdasan Emosional
1. Kesadaran diri
Yakni terdapat tiga karakteristik :
a. Mengenal dan merasakan emosi sendiri
b. Memahami penyebab perasaan yang timbul
c. Mengenal pengaruh perasaan terhadap tindakan
2. Mengelola emosi
Karakteristik perilaku :
a. Bersikap toleran terhadap frustasi dan mampu mengelola amarah secara lebih baik
b. Lebih mampu mengungkapkan amarah dengan tepat tanpa berkelahi
c. Dapat mengendalikan perilaku agresif yang merusak diri sendiri dan orang lain
d. Memiliki perasaan yang positif tentang diri sendiri, sekolah dan keluarga
e. Memiliki kemampuan untuk mengatasi ketegangan jiwa (stres)
f. Dapat mengurangi perasaan kesepian dan cemas dalam pergaulan
3. Memanfaatkan emosi secara produktif
Karakteristik perilaku :
a. Memiliki rasa tanggungjawab
b. Mampu memusatkan perhatian pada tugas yang dikerjakan
c. Mampu mengendalikan diri dan tidak bersifat impulsif
4. Empati
Karakteristik perilaku :
a. Mampu menerima sudut pandang orang lain
b. Memiliki sikap empati/kepekaan terhadap perasaan orang lain
c.  Mampu mendengar orang lain
5. Membina hubungan
Karakteristik perilaku :
a. Memiliki pemahaman dan kemampuan untuk menganalisis hubungan dengan orang
   lain
b. Dapat menyelesaikan konflik dengan orang lain
c. Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan orang lain
d. Memiliki sikap tenggang rasa dan perhatian terhadap orang lain
d. Memperhatikan kepentingan sosial (senang menolong orang lain) dan dapat hidup
    selaras dengan kelompok
e. Bersikap senang berbagi rasa & bekerjasama
f. Bersikap luwes dalam bergaul dengan orang lain






B. Jenis-Jenis Emosi
Syamsu Yusuf memaparkan emosi dalam dua bagian, yaotu emosi sensoris dan emosi psikis (kejiwaan). Di bawah ini adalah penjelasan dari kedua emosi tersebut :
1. Emosi sensoris
Merupakan emosi yang ditimbulkan oleh rangsangan dari luar terhadap tubuh, seperti rasa dingin, manis, sakit, lelah, kenyang, lapar
2. Emosi psikis
Merupakan emosi yang memiliki alasan-alasan kejiwaan yang termasuk emosi ini :
a. Perasaan intelektual, adalah emosi yang memiliki sangkut paut dengan ruang lingkup
kebenaran, perasan ini diwujudkan dalam bentuk: rasa yakin dn tidak yakin terhadap suatu hasil karya ilmiah, rasa gembira karena mendapatkan suatu kebenaran, rasa puas karena dapat menyelesaikan persoalan-persoalan ilmiah yang harus dipecahkan.
b. Perasaan sosial, adalah emosi perasaan yang menyangkut hubungan dengan orang
lain, baik bersifat perorangan maupun kelompok, wujud perasaan ini : rasa solidaritas, persaudaraan (ukhuwah), simpati, kasih sayang dll.
c. Perasaan susila, adalah emosi perasaan yang berhubungan dengan nilai-nilai baik dan
buruk atau moral (etika) seperti : rasa tanggungjawab, rasa bersalah bila melanggar norma, rasa tenteram dalam menaati aturan.
d. Perasaan keindahan (estetis), adalah emosi perasaan yang berkaitan erat dengan
keindahan dari sesuatu baik bersifat kebendaan maupun kerohanian.
e. Perasaan ketuhanan, adalah salah satu kelebihan manusia sebagai makhluk Tuhan,
dianugrahi fitrah (kemampuan/perasaan) untuk mengenal Tuhannya. Dengan kata lain, manusia dikarunia insting religius (naluri beragama).


C. Fungsi Emosi Dalam Belajar
Syamsu Yusuf memngemukakan beberapa fungsi emosi dalam belajar, yakni :
1. Memperkuat semangat apabila orang merasa senang/puas atas hasil yang telah dicapai
2. Melemahkan semangat bila timbul rasa kecewa karena kegagalan dan sebagai puncak
dari keadaan ini timbulnya rasa putus asa (frustasi)
3. Menghambat/mengganggu konsentrasi belajar apabila sedang mengalami ketegangag
emosi & bisa juga menimbulkan sikap gugup dan gagap dalam berbicara
4. Terganggu penyesuaian sosial apabila terjadi rasa cemburu dan iri hati
5. Suasana emosional yang diterima dan dialami individu semasa kecilnya akan
mempengaruhi sikapnya dikemudian hari, baik terhadap sikapnya dikemudian hari, baik terhadap dirinya sendiri atau terhadap orang lain.

D. Cara Mengembangkan Kecerdasan Emosi Siswa
Beberpa hal yang dapat dilakukan guru untuk mengembangkan kecerdasan emosi siswa yakni :
1. Ada kalanya guru tidak hanya mengajar dalam ruang kelas, namun di luar kelas juda
dapat membuat siswa merasa nyaman dalam proses belajar mengajar. Hal ini dapat menghilangkan kejenuhan siswa sehingga pikiran siswa dapat santai tanpa beban yang berat.
2. Guru dalam menyampaikan materi tidak terlalu serius dan focus saja pada materi yang
disampaikan. Perlu sesekali guru membuat selingan atau sedikit lelucon yang menghibur siswa agar tidak merasa ngantuk atau bahkan tidak jelas dengan materi yang disampaikan.
3. Perlakuan lembut seorang guru juga sangat berpengaruh pada kecerdasan emosi siswa.
Guru yang sering memarahi siswa atau bahkan sampai menggunakan kekerasan dapat mengganggu mental siswa yang nantinya akan membuat siswa menjadi kurang percaya diri terhadap kemampuannya. Guru perlu sering memuji siswa agar termotivasi dalam belajar sehingga siswa akan menyukai materi pelajaran yang disampaikan guru.

E. Rangkuman
Emosi ialah luapan jiwa manusia. Dalam hidupnya setiap individu membutuhkan kebutuhan jasmani dan rohani. Untuk memenuhi kebutuhannya individu harus cerdas dalam mengatur jiwanya. Kecerdasan emosi adalah salah satu hal yang perlu dikembangkan oleh individu untuk dapat mencapai kehidupan yang matang. Kecerdasan emosi merupakan kemampuan individu untuk menyesuaikan diri dalam pencapaian tujuan hidup.
Emosi dibedakan dalam dua bagian, emosi sensoris dan emosi psikis. Emosi sensori adalah yang ditimbulkan oleh rangsangan dari luar terhadap tubuh, seperti rasa dingin, manis, sakit, lelah, kenyang, lapar. Sedangkan emosi psikis adalah memiliki alasan-alasan kejiwaan. Dalam kenyataannya individu masih belum dapat mengembangkan kecerdasan emosinya. Karena untuk menyeimbangakan kedua emosi tersebut tidaklah mudah, perlu adanya motivasi diri agar tujuan individu dapat terwujud.
Individu yang cerdas emosinya otomatis dia dapat mengatur pola hidup yang baik, disiplin dan sesuai dengan apa yang sudah menjadi tujuan hidupnya. Salah satu manfaat kecerdasan emosi dalm belajar ialah dapat memperkuat semangat apabila individu merasa senang atau puas atas hasil yang telah dicapai. Itu menunjukkan bahwa dia sudah mampu mengembangkan kecerdasan emosinya.
Kecerdasan emosi siswa dapat dilatih dengan cara guru memberikan tugas yang dapat membuat siswa menjadi kreatif dan optimis dalam belajarnya. Guru yang baik adalah guru yang mengerti keinginan siswa. Sehingga guru dapat mengantarkan siswa menuju arah yang ingin dicapainya.

1 komentar:

  1. The 8 best Slots of 2021 | Play at the Best Real Money Casinos
    바카라규칙 casino-slots 바카라 필승법 › casino-slots Play at the best real money casinos that are available 1xbet mobi online. We've 야구사이트 tested over 100 real money slot games and 슈어 벳 먹튀 found the best casino for you. Play slots from $6 to

    BalasHapus